Archive for the CERITA MISTERI Category

Peristiwa Hebat Di Padang Mahsyar

Posted in CERITA MISTERI with tags , , , on 22 Januari 2014 by Padepokan Supranatural dan Benda Bertuah

PADA hari yang mencekam ini manusia bangkit dari kubur dalam sekejab, mereka seperti belalang yang menyebar berbondong-bondong menjawab panggilan penyeru, tidak ada gerakan, diliputi oleh diam yang mencekam, catatan-catatan amal dibeber, yang tersimpan dibuka, yang terpendam dimunculkan dan yang tersembunyi di dada dikeluarkan.

Dalam situasi yang mencekam dan menakutkan ini manusia digiring dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan, sebagaimana termaktub dalam hadits shahih dari Aisyah berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda,
“Manusia digiring dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan belum disunat.” Aisyah berkata, “Laki-laki dan perempuan saling melihat?” Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam menjawab, “Perkaranya lebih besar dari sekedar mengurusi perkara yang begitu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Pada hari itu orang-orang yang berpaling dari kebenaran dan petunjuk dalam kehidupan di dunia digiring dalam kondisi yang hina dan tertunduk malu, mereka digiring dengan diseret di atas wajah mereka dalam keadaan buta, bisu dan tuli, hal itu sebagai balasan atas mereka karena sewaktu di dunia mereka tidak menggunakannya untuk mengetahui dalil-dalil hidayah.

Allah berfirman, “Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada Hari Kiamat dengan diseret di atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan tuli.” (QS. Al-Isra: 97).

Di dalam hadits yang mulia dari Anas bin Malik bahwa seorang laki-laki bertanya, “Ya Rasulullah, firman Allah, ‘Orang-orang yang dihimpun ke Neraka Jahannam dengan diseret di atas muka mereka’. (Al-Furqan: 34). Apakah orang kafir dihimpun dengan diseret di atas wajahnya?” Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam menjawab, “Bukankah Dzat yang menjadikannya berjalan di atas kedua kakinya mampu membuatnya berjalan di atas wajahnya pada Hari Kiamat?” Qatadah berkata –ketika mendengarnya- “Ya demi kemuliaan Tuhan kami.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Pada hari yang sulit lagi berat ini manusia berkeringat karena beratnya beban, matahari didekatkan ke kepala manusia, keringat mengucur deras, mereka tenggelam oleh keringat sesuai dengan amal mereka di dunia. Dalam ash-Shahihain dari hadits Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Manusia berkeringat pada Hari Kiamat sehingga keringat mereka mengalir di bumi sedalam 70 hasta dan keringat mengurung mereka sehingga sampai di telinga mereka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat Muslim dan at-Tirmidzi dari hadits al-Miqdad bin Aswad berkata, saya telah mendengar Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Matahari didekatkan kepada manusia pada Hari Kiamat sehingga jaraknya dari mereka hanya satu mil.” –Sulaim bin Amir berkata, “Saya tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan mil: Apakah mil jarak atau mil alat untuk mengoleskan celak ke mata?– Dia berkata, “Maka manusia berkeringat sesuai dengan amal mereka, di antara mereka ada yang keringat sampai di kedua mata kakinya, ada yang sampai di kedua lututnya, ada yang sampai di punggungnya. Dan di antara mereka ada yang tenggelam oleh keringatnya.” Dan Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam memberi isyarat dengan tangannya ke mulutnya.

Di hari yang berat ini ada wajah yang hitam, ada pula wajah yang putih. Yang pertama diliputi oleh debu kesedihan, penyesalan, kegelapan, kehinaan dan ketakutan. Wajah ini mengetahui apa yang telah ia kerjakan dan balasan apa yang akan diperolehnya. Wajah kedua adalah wajah yang berseri-seri, berbahagia dan tenteram, ia mengetahui tempat kembali dan balasannya, ia berbinar-binar setelah melewati ketakutan dan kekhawatiran yang mencekam.

Firman Allah, “Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan), ‘Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu’. Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (Surga), mereka kekal di dalamnya.” (Ali ‘Imran: 106-107).

Firman All

Kisah Nyata Kehebatan Surat Al-Fatihah (Menyembuhkan Dari Koma)

Posted in CERITA MISTERI on 9 September 2012 by Padepokan Supranatural dan Benda Bertuah

Pada postingan sebelumya kami telah babarkan sedikit tentang khasiat dan kehebatan Surat Al-Fatihah ini. Kali ini kami akan coba mengisahkan tentang kehebatan surat Al-Fatihah dalam menyembuhkan/menyadarkan orang dari koma.

Surah Al-Fatihah (الفاتح , al-Fātihah, “Pembukaan”) adalah surat pertama dalam Kitab Suci  Al Qur’an. Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat. Al-Fatihah merupakan surah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surah-surah yang ada. Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Qur’an (induk Al-Quran/أمّ القرءان) atau Ummul Kitab (induk Al-Kitab/أمّ الكتاب) karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran. Dinamakan pula As Sab’ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang/السبع المثاني) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam sholat.

Ada sebuah petunjuk barangsiapa yang membaca Al Fathihah diantara sembahyang sunat subuh dengan Fardhu Subuh sebanyak 41 kali, maka dia akan:

  • Derajat dan pangkatnya naik.
  • Tidak akan mengalami kemiskinan.
  • Allah SWT akan membayar hutangnya
  • Menyembuhkan segala penyakit.
  • Dikuatkan kelemahannya oleh Allah.
  • Usahanya berhasil sampai yang dicita-citakannya terkabul.

Ada sebuah riwayat. Suatu ketika murid Syaikh al Tamimi memberi penjelasan: “Suatu hari penyakit telah menyerang negeri Maltan dengan dahsyatnya sehingga banyak terjadi kematian setiap hari. Lalu tuan Syaikh al-Tamimi meminta sahabat dan muridnya membaca Fatihah kepada mereka yang sakit tersebut. “Maka kami pun membaca dan meniupkannya ke atas kepala orang sakit itu, seketika orang sakit itu pun sembuh dang penyakitnya berkurangan.”

Begitulah rahasia kehebatan Al Fatihah. Siapa yang membaca 41 kali Fathihah untuk seorang yang sakit, setelah itu dihembuskan kepadanya, Insya Allah dia akan sehat.

Ibnu Abas r.a menjelaskan Saidina Hassan bin Ali r.a cucu Rasulullah SAW sakit. Melihat cucunya sakit, Rasulullah mengambil air dan membacakan fatihah dan membacakan 41 kali dalam suatu wadah, kemudain air itu disapukan ke muka, kepala dan dua belah tangan dan kaki serta perut dan anggota tubuh lainnya. Maka, penyakitnya segera sembuh.

Maka siapa saja yang mengidap sesuatu penyakit baca Al Fatihah sebanyak 41 setelah tiupkan ka segelas air dan itu baca doa ini: “Ya Allah sembuhkanlah karena Engkau Maha Penyembuh. Ya Allah lindungi karena Engkau Maha Pelindung. Ya Allah pulihkan karena Engkau Maha Pemulih.”

Selanjutnya berikan air minum kepada orang yang mengidap penyakit dan sapukan ke mukanya serta ke seluruh tubuhnya, dengan ijin Allah SWT, maka sakitnya akan sembuh.

Inilah manfaat lengkap wirid Al Fatihah:

PENYEMBUHAN PSIKOLOGIS

Membaca al Fathihah sebanyak 100 kali sehari pada tiap-tiap selesai sholat maka dia akan:

  • Dimudahkan rezkinya
  • Dimudahkan kesulitannya.
  • Dibersihkan hatinya.
  • Diangkat darjatnya.
  • Dimudahkan pekerjaannya.
  • Dilepaskan dari dukacita
  • Dijauhkan dari mudharat.
  • Diberikan sifat rajin dan semangat.
  • Tidak mudah kecewa.
  • Dijauhkan dari syaitan.
  • Perilakunya cenderung berbuat kebajikan

MENGEMBALIKAN PANGKAT DERAJAT JABATAN

Saipa yang dipecat dari pekerjaannya atau jatuh pangkat yang disandangnya dan ia berharap mengembalikan pangkatnya yang telah hilang tersebut maka hendaklah ia membaca Fathihah sebanyak 41 kali diantara Sunat Subuh dan Fardhunya selama 40 hari. Jangan kurang dari bilangan ini dan jangan putuskan ayat-ayat yang dibaca. Insayallah pangkatnya semula akan kembali bahkan ia akan menyandang pangkat yang lebih tinggi.

OBAT MANDUL

Siapa yang mandul dan belum mendapat anak selama menikah hendaklah ia membaca surah Fathihah 41 kali selam 40 hari dengan tidak putus-putus dan tidak kurang bilangannya. Dibaca di antara Sunat Subuh dan Fardhu Subuh. Maka, ia akan sgera mendapatkan anak yang sholeh.

MENYEMBUHKAN PENYAKIT KULIT

Baca Al Fathihah sebanyak 7 kali, kemudian ludahkan diatas kapas dan tempelkan pada kulit yang luka atau kulit yang berpenyakit  maka dengan izin Allah kulitnya sembuh.

PEKERJAAN BERES

Siapa yang melakukan pekerjaan dan hendak menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik, bacalah Fathihah di tengah malam sebanyak 41 kali. Insyaallah dimudahkan pekerjaannya dengan tidak mendapat gangguan dan semuanya beres.

PENGHILANG LAPAR DAN DAHAGA

Siapa yang kehausan karena berada dalam perjalanan yang jauh misalnya di tengah padang pasir, atau di tengah laut saat berlayar tersesat yang tidak ada sedikitpun air dan ia dahaga atau lapar, hendaklah ia membaca Fathihah sekali diatas tapak tangannya, kemudian ditiupkan diatas tapak tangannya itu dan disapukan ke muka dan perutnya. Insyaallah ia tidak akan merasa lapar atau dahaga pada hari itu.

MENGOBATI SAKIT TELINGA

Jika mengidap sakit telinga baru atau pun lama, hendaklah dituliskan Fathihah dalam satu kertas kemudian dihapuskan tulisan itu dengan minyak mawar dan titikkan ke dalam telinga, insayaallah telinganya sehat.

BELENGGU PUN TERLEPAS

Apabila suatu ketika kita mengalami peristiwa kejahatan dan dibelenggu atau dirantai, maka bacakan Al Fathihah 121 kali, kemudian hembuskan ke ikatan atau belenggu tersebut. Insya allah akan terurai ikatan atau belunggu tersebut dengan izin Allah.

PAGAR GAIB

Petunjuk yang lain, siapa membaca Fathihah sekali saat ia meletakkan kepalanya di bantal saat akan tidur kemudian dilanjutkan dengan membaca:  Qulhuallahu Ahad 3 kali,  surah al Falaq sekali, surah an Nas sekali maka ia selamat dari segala kejahatan serta menjadi dinding dari kejahatan gaib dari syaitan dan segala makhluk yang akan merasuki tubuhnya pada saat dia tidur.

MENYEMBUHKAN SAKIT PELUPA

Jika dibacakan Fatihah:

  • 70 kali sehari
  • selama 7 hari

pada suatu yang wadah yang berisi air kemudian dihembuskan ke dalam air itu dan diberi minum kepada siapa yang kurang cerdas/ bodoh pelupa dan selalu negative thinking maka Insyaallah akan dibukakan pintu hatinya dan diberikan kepadanya kepahaman serta pengetahuan dan penyakit pelupanya segera sembuh. Pikirannya pun menjadi positive thinking

HAJAT SUKSES

Syaikh Mahayudin bin Arabi berkata: “Barangsiapa yang sedang menyelenggarakan hajat hendaklah ia membaca Al Fathihah sebanyak 41 kali, selepas sholat maghrib, jangan ia bergerak dari tempat duduknya, hingga selesai membaca sebanyak bilangan tersebut. Setelah itu bermohonlah kepada Tuhan hajatnya akan sukses maka dengan ijin Allah SWT, hajatnya alan lancer dan sukses tidak kurang suatu apa.

MINYAK FATIHAH

Jika di bacakan 70 kali Al Fathihah ke dalam minyak (apa saja jenis minyak) dan disimpan untuk persediaan agar mencegah masuk angin, atau untuk menyegarkan tenaga dan menyembuhkan urat. Juga bagi penyakit punggung dan pinggang. Insyaallah segera sehat apabila di gosokkan.

SEBAGAI PENAWAR

Jika disengat binatang berbisa seperti lipan, kala jengking atau binatang bersengat hendaklah diambil segelas air dan masukkan sedikit garam (butiran kasar) dalam air itu dan bacakan Al Fatihah sekali. Kemudian minumkan, Insyaallah bisa/racunnya akan hilang.

Pada suatu ketika, Ki Anom Suro mendapat telepon dari seorang wanita yang mengaku bernama Susan (samaran). Dengan nada parau seperti usai menangis, wanita yang telah memiliki 2 putra dan 1 putri itu mengabarkan bahwasanya suaminya telah 3 hari mendapat musibah kecelakaan dan hingga hari itu terbaring koma tak sadarkan diri disebuah rumah sakit swasta di Jakarta.

Sesekali ibu rumah tangga tersebut terdengar menangis, kemudian terdiam dikala perbincangan Via telepon kala itu. Tampak jelas, Susan kala itu menyimpan kegelisahan dan ke khawatiran akan kondisi suaminya yang sangat Ia cintai itu.

Dengan hati-hati Ki Anom Mulai menasehati Susan untuk bisa bersikap tenang dan tabah dalam menghadapi cobaan yang menimpanya. Kemudian, Ki Anom menyarankan Susan untuk segera berwudlu, dan menyediakan 1 gelas air mineral. Setelah berwudlu, Susan kembali memegang gelas yang sudah berisi air tersebut dan membacakan Surat Al-Fatihah dalam beberapa kali hitungan. Susan beranjak dari duduknya untuk menekati suaminya yang sedang terbaring tak sadarkan diri diranjang tak bersekat itu. Susan kembali membacakan surat Al-Fatihah, dengan setiap kali mengemut kedua jempolnya dan mengusapkannya ke mata suaminya. Lalu kemudian membacakan kembali untuk di tiupkan ke kedua telapak kakinya dan membasuh muka suaminya dengan air yang sudah dibacakan Al-Fatihah tadi hingga ubun-ubun kepala..

Beberapa jam kemudian Susan kembali menghubungi Ki Anom. Dengan nada sumringah sembari mengucap rasa syukurnya kepada Allah SWT, Susan mengabarkan bahwasanya Suaminya telah sadarkan diri dan sudah bisa diajak berbicara. Semua itu terjadi karena kehendak Allah SWT, semoga artikel ini dapat kita ambil hikmah dan manfaatnya. Wassallam. Wr. Wb